The Early Spring Cetak Rekor, Jadi Drama China dengan Peringkat Tertinggi di Netflix Global
Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news β Drama China The Early Spring mencatat pencapaian baru di panggung streaming global setelah menempati posisi kedua dalam daftar Top 10 Global Non-English TV Netflix.
Serial bergenre urban workplace romance yang dibintangi Jing Bo-ran dan Sun Qian tersebut mencatat 2,4 juta penayangan dengan total waktu tonton mencapai 21,5 juta jam pada periode 24β30 Agustus 2026. Angka tersebut diraih hanya dalam lima hari setelah serial tersebut resmi tayang pada 26 Agustus.
Pencapaian itu menjadikan The Early Spring sebagai drama China daratan dengan peringkat tertinggi yang sejauh ini tercatat dalam chart Global Non-English TV Netflix. Serial tersebut juga masuk jajaran Top 10 mingguan Netflix di 22 pasar, termasuk Indonesia, Malaysia, Brasil, Venezuela, dan Qatar.
Selain itu, The Early Spring berhasil menduduki posisi teratas dalam tangga tayangan televisi Netflix di Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Vietnam pada periode tersebut.
Kisah Romansa di Tengah Dunia Kerja
The Early Spring merupakan serial produksi Youku yang disutradarai Chiang Chi-cheng, sementara Gao Xiao-xian bertindak sebagai penulis sekaligus produser.
Serial ini mengikuti kisah Luke Luan yang diperankan Jing Bo-ran, seorang eksekutif perusahaan dengan karakter tegas, dan Flora Shang yang dimainkan Sun Qian, seorang pekerja baru yang sedang berusaha menemukan tempatnya di dunia profesional.
Keduanya harus menghadapi tekanan pekerjaan di lingkungan perusahaan yang bergerak cepat sekaligus menyembunyikan hubungan asmara mereka. Cerita kemudian berkembang menjadi perjalanan mengenai cinta, pilihan hidup, karier, konflik, dan pertumbuhan pribadi.
Serial tersebut terdiri dari 24 episode dan mulai ditayangkan secara bersamaan melalui Youku dan Netflix pada 26 Agustus 2026. Saat Netflix mengumumkan pencapaian globalnya, sebanyak 13 episode pertama telah tersedia untuk penonton internasional.
Perubahan Tren Drama China di Pasar Global
Keberhasilan The Early Spring turut menunjukkan adanya perhatian penonton internasional terhadap cerita China dengan latar kehidupan kontemporer.
Berbeda dari sejumlah drama China yang mengandalkan latar sejarah, kostum, atau wuxia, The Early Spring mengangkat kehidupan profesional di lingkungan perkotaan serta persoalan hubungan dan pertumbuhan pribadi.
Sebuah kajian mengenai perkembangan C-drama di pasar global juga mencatat bahwa The Early Spring dan Pursuit of Jade menjadi dua drama China yang berhasil masuk Netflix Global Top 10 kategori non-English TV pada 2026. Kajian tersebut mencatat posisi tertinggi The Early Spring berada di peringkat kedua.
Sementara itu, Netflix menyebut respons terhadap serial tersebut tidak hanya berasal dari satu kawasan. Masuknya The Early Spring ke Top 10 di 22 pasar memperlihatkan bahwa kisah mengenai kehidupan profesional, hubungan personal, dan tekanan kehidupan perkotaan mendapatkan perhatian dari penonton di berbagai wilayah.
Melalui kombinasi drama romantis dan latar dunia kerja, The Early Spring menghadirkan gambaran kehidupan masyarakat China modern sekaligus memperluas ragam cerita China yang mendapatkan eksposur melalui platform streaming internasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar