JAKARTA, Pilarrakyatindonesia.news – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat dalam penanganan musibah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Langkah cepat ini dilakukan guna memadamkan kobaran api serta mencegah penyebaran asap yang berpotensi meluas ke pemukiman warga dan kawasan perkebunan sekitarnya.

​Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi, Kementerian PU mengerahkan dukungan infrastruktur dan suplai air ke lokasi titik api. Salah satu dukungan utama yang diterjunkan adalah penyediaan dua unit tandon air portabel dengan kapasitas total mencapai 2.000 liter untuk mendistribusikan pasokan air secara konstan di lapangan.

​Langkah Mobilisasi dan Penanganan Lapangan
​Untuk mengoptimalkan proses pemadaman di area terisolasi, Kementerian PU menerjunkan sejumlah sarana pendukung:
​Penyiapan Tandon Air Portabel: Mobilisasi 2 unit tandon air berkapasitas total 2.000 liter untuk menyokong kebutuhan air tim pemadam kebakaran darat.

​Koordinasi Lintas Instansi: Bekerja sama secara intensif dengan BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, serta relawan lokal dalam memetakan sumber air terdekat dan jalur pemadaman.

​Dukungan Mobil Tangki & Mesin Pompa: Memastikan kelancaran pengisian ulang pasokan air ke tandon portabel guna mempercepat proses penyiraman titik panas (hotspot).
​Langkah pencegahan dan pemadaman ini akan terus diperketat mengingat kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko penambahan titik api baru di area lahan gambut Muaro Jambi.

​Kementerian PU berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan siap menambah pengerahan armada sarana-prasarana air jika diperlukan hingga situasi sepenuhnya terkendali.