JAKARTA, Pilarrakyatindonesia.news – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia.

Ucapan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meluncurkan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp), yang diawali dengan pembangunan 14 PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas 5,3 GWp. Peluncuran berlangsung di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

β€œKarena ini adalah Maulid Nabi, kelahiran Rasulullah kita, saya ucapkan selamat kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia, juga di manapun saudara-saudara berada,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa peringatan hari besar keagamaan hendaknya tidak hanya menjadi momentum untuk berdoa dan bersyukur, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terus berkarya serta bekerja keras demi kemajuan bangsa.

Menurut Prabowo, nilai ketakwaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kewajiban kepada bangsa dan rakyat, kata dia, tidak cukup hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga melalui kerja dan kontribusi nyata.

β€œDi hari besar ini kita tetap bekerja karena kita juga menyadari bahwa kewajiban kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, selain kita selalu menjunjung tinggi junjungan kita dan agama kita, juga harus berkarya, kita harus bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita,” kata Prabowo.

Presiden juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berbagai karunia dan berkah yang masih diberikan.

Prabowo menyebut kesempatan untuk hidup dalam suasana damai, memperoleh kesehatan, serta dapat berkumpul dan menjalankan berbagai kegiatan pembangunan merupakan nikmat yang patut disyukuri.

β€œSebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadiran Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kuasa, yang memiliki sekalian alam atas segala karunia, kebaikan, berkah yang diberikan kepada kita. Kita masih menikmati perdamaian, kita masih menikmati nafas dan kesehatan,” imbuhnya.

Pesan tersebut disampaikan bertepatan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat pengembangan energi baru terbarukan melalui program PLTS 100 GWp. Pemerintah menargetkan pengembangan energi surya sebagai salah satu bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW pun menjadi kesempatan bagi Presiden untuk mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kehidupan spiritual dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat keteladanan Rasulullah diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian, serta bersama-sama membangun Indonesia.