JAKARTA, Pilarrakyatindonesia.news β€” Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Indonesia (PRI), Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono, S.I.P., S.H., M.A., M.M., M.H.(GSR), CIQaR, CIQnR, MOS, MCE, CIMMR., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila kepada seluruh rakyat Indonesia.

Dalam pesan kebangsaannya, Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Indonesia tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, tetapi juga menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Prof. Dr. Budi Pramono, Pancasila bukan sekadar pandangan hidup (way of life) bangsa Indonesia. Pancasila juga menjadi jiwa dan nilai yang mempersatukan masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, adat istiadat, serta latar belakang sosial.

Momentum Hari Lahir Pancasila dinilai menjadi kesempatan untuk kembali mengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman bangsa. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, mengedepankan musyawarah, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

"Mari kita bersama-sama memperkokoh ideologi negara Indonesia sesuai dengan komitmen perjuangan partai kita, Partai Rakyat Indonesia," ujar Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono dalam video pernyataannya.

Pancasila sebagai Perekat Bangsa

Dalam pesannya, Prof. Budi Pramono menyoroti keberagaman yang menjadi salah satu karakter utama bangsa Indonesia. Perbedaan yang terdapat di berbagai daerah, menurut pesan tersebut, tidak seharusnya menjadi alasan untuk memperlebar jarak antarmasyarakat.

Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan sekaligus alat perekat bangsa apabila dijalankan dengan semangat persatuan dan penghormatan terhadap perbedaan.

Semangat tersebut sejalan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menggambarkan keberagaman Indonesia dalam satu kesatuan bangsa. Karena itu, pengamalan Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga negara, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab seluruh masyarakat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebangsaan perlu diterapkan dalam tindakan konkret. Nilai persatuan, kemanusiaan, keadilan sosial, musyawarah, serta penghormatan terhadap keyakinan dan hak sesama dapat diwujudkan dalam berbagai aktivitas kehidupan bermasyarakat.

Mengajak Kader dan Masyarakat Mengamalkan Pancasila

Sebagai bagian dari pesan organisasi, DPP Partai Rakyat Indonesia mengajak para kader dan simpatisan untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pengamalan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terdekat, antara lain dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan pendapat, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mengedepankan kepentingan bersama.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada masyarakat luas agar nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar menjadi hafalan. Pancasila diharapkan dapat hadir dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

Dalam konteks kehidupan sosial, semangat Pancasila dapat diwujudkan melalui gotong royong, kepedulian sosial, penghormatan terhadap keberagaman, serta upaya menjaga lingkungan masyarakat tetap aman, tertib, dan harmonis.

Memperkokoh Persatuan di Tengah Keberagaman

Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang memiliki latar belakang yang beragam. Kondisi tersebut membuat persatuan dan toleransi menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan kebangsaan.

Pesan Prof. Budi Pramono pada momentum Hari Lahir Pancasila menekankan pentingnya seluruh masyarakat untuk terus menjaga nilai persatuan tersebut.

Perbedaan pilihan, pandangan, latar belakang maupun kondisi sosial merupakan bagian dari dinamika kehidupan masyarakat. Namun, perbedaan tersebut dapat tetap berada dalam bingkai persatuan apabila setiap pihak mengedepankan sikap saling menghargai dan kepentingan bangsa.

Dalam kerangka tersebut, Pancasila menjadi salah satu pijakan bersama untuk menjaga kehidupan berbangsa agar tetap berorientasi pada persatuan, kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial.

Komitmen Partai Rakyat Indonesia

DPP Partai Rakyat Indonesia melalui pesan yang disampaikan Sekretaris Jenderalnya menegaskan ajakan untuk terus memperkokoh ideologi negara.

Bagi PRI, momentum peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi ruang untuk mengingat kembali pentingnya nilai kebangsaan dalam menjalankan aktivitas organisasi dan kehidupan politik.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada kader dan simpatisan PRI agar ikut mengambil bagian dalam menjaga persatuan bangsa melalui tindakan yang konstruktif di tengah masyarakat.

Pengamalan Pancasila tidak harus selalu diwujudkan dalam kegiatan besar. Sikap sederhana seperti menghormati orang lain, membantu sesama, menjaga persaudaraan, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, dan tidak mempertentangkan perbedaan dapat menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai Pancasila.

Dengan demikian, peringatan Hari Lahir Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah lahirnya dasar negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Seruan Kebangsaan

Di akhir pernyataannya, Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ideologi negara dan memperkokoh persatuan Indonesia.

Ia juga menyampaikan harapan agar semangat Pancasila terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta menjadi landasan dalam membangun kehidupan bangsa yang menjunjung persatuan dan kebersamaan.

Pesan tersebut ditutup dengan seruan kebangsaan yang disampaikan secara langsung dalam video pernyataannya:

"Salam Pancasila, Jaya Indonesia, Merdeka!"

Peringatan Hari Lahir Pancasila pada akhirnya menjadi momentum bersama bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengingat bahwa keberagaman merupakan bagian dari identitas Indonesia. Melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata, masyarakat dapat turut menjaga persatuan dan kehidupan kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.