JAKARTA — Santri Muda Rakyat Indonesia menggelar kegiatan Silaturahmi dan Brainstorming dengan mengusung tema “Maju Santrinya, Jaga Bangsanya” di Gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI), Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus, tokoh, dan kader Santri Muda Rakyat Indonesia untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas berbagai gagasan strategis terkait peran generasi muda, khususnya kalangan santri, dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti rangkaian diskusi dan brainstorming yang diarahkan untuk memperkuat koordinasi internal serta menyusun langkah-langkah organisasi ke depan. Forum juga menjadi ruang bertukar pandangan mengenai kontribusi Santri Muda Rakyat Indonesia dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Perwakilan pengurus Santri Muda Rakyat Indonesia menyampaikan bahwa keberadaan organisasi tidak hanya diarahkan pada penguatan internal, tetapi juga pada upaya mengambil bagian dalam proses politik nasional secara konstruktif.
Menurutnya, kalangan santri memiliki peran penting dalam kehidupan kebangsaan. Karena itu, diperlukan konsolidasi yang kuat agar potensi dan gagasan generasi muda santri dapat diterjemahkan ke dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Santri muda harus mampu mengambil bagian dalam perjalanan bangsa. Kita ingin membangun gerakan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” ujar perwakilan pengurus dalam kegiatan tersebut.
Perkuat Silaturahmi dengan Kiai dan Ulama
Selain membahas penguatan organisasi dan koordinasi antarkader, kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi dan silaturahmi dengan para kiai serta ulama.
Silaturahmi tersebut dipandang penting sebagai bagian dari proses konsolidasi untuk mendapatkan masukan sekaligus menyempurnakan arah gerakan Santri Muda Rakyat Indonesia.
Penguatan komunikasi dengan tokoh agama juga diarahkan untuk mendukung proses finalisasi kepengurusan. Dengan struktur organisasi yang semakin solid, Santri Muda Rakyat Indonesia diharapkan dapat menjalankan program dan kegiatan secara lebih terarah.
Forum brainstorming juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan gagasan, masukan, serta pandangan mengenai langkah organisasi ke depan. Berbagai gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan dalam merumuskan agenda kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dorong Gerakan yang Berdampak
Mengusung tema “Maju Santrinya, Jaga Bangsanya”, kegiatan ini menempatkan kemajuan generasi muda santri dan kepedulian terhadap bangsa sebagai bagian dari perhatian organisasi.
Para peserta didorong untuk tidak hanya memperkuat kapasitas dan jaringan organisasi, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dapat memberikan manfaat secara langsung.
Konsolidasi dan koordinasi yang dilakukan melalui kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pengurus, kader, tokoh santri, serta para kiai dan ulama.
Dengan semakin kuatnya komunikasi dan kebersamaan, Santri Muda Rakyat Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan gagasan serta mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan bangsa.
Kegiatan Silaturahmi dan Brainstorming kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan jabat tangan antarpeserta. Suasana tersebut menjadi penanda kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen untuk melanjutkan konsolidasi organisasi.
Melalui kegiatan ini, Santri Muda Rakyat Indonesia menegaskan pentingnya membangun organisasi yang solid, terbuka terhadap gagasan, serta mampu menghadirkan kegiatan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar