Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sulawesi Tengah terus mempercepat konsolidasi organisasi dengan membentuk struktur kepengurusan hingga ke tingkat bawah.

Sekretaris DPD PRI Sulawesi Tengah, Andika, mengatakan pembentukan struktur organisasi menjadi salah satu fokus utama partai saat ini. Struktur tersebut mencakup DPD, DPC, DPAC, ranting hingga anak ranting di tingkat RT/RW.

Menurut Andika, saat ini terdapat empat DPC yang telah menyerahkan struktur kepengurusannya kepada DPD. Selanjutnya, struktur tersebut akan diproses secara administratif untuk diteruskan ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Alhamdulillah, sudah ada empat DPC yang hari ini menyerahkan strukturnya ke DPD. Tinggal proses administrasi untuk dikirim ke tingkat DPP. Sementara yang lainnya masih dalam tahap penggodokan,” ujar Andika.

Ia menjelaskan, amanah sebagai Sekretaris DPD PRI Sulawesi Tengah diberikan oleh Haji Rusdy Mastura selaku pimpinan PRI di Sulawesi Tengah. Andika mengaku siap menjalankan amanah tersebut untuk membantu memperkuat organisasi PRI di daerah.

“Ini adalah amanah yang diberikan oleh Bapak Haji Rusdy Mastura. Beliau saya anggap sebagai orang tua, pimpinan sekaligus guru saya dalam politik. Karena itu, saya sangat bersyukur dan merasa beruntung diberikan amanah sebagai sekretaris untuk membantu beliau membesarkan partai ini,” katanya.

Bidik Dua Kursi DPR RI

Dalam menghadapi Pemilu 2029, PRI Sulawesi Tengah memasang target memperoleh dua kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah.

Andika menyebut target tersebut didasarkan antara lain pada modal sosial yang dimiliki Rusdy Mastura serta respons masyarakat terhadap proses pembentukan dan konsolidasi PRI di Sulawesi Tengah.

“Kita targetkan dua kursi DPR RI. Mengingat perolehan suara pada Pilkada sebelumnya, suara yang diperoleh Pak Rusdy Mastura kurang lebih 300 ribu. Itu menjadi modal sosial dasar bagi kita untuk berani membuat target dua kursi,” jelasnya.

Target dua kursi DPR RI tersebut juga telah diberitakan sebelumnya sebagai bagian dari agenda PRI Sulteng menghadapi Pemilu 2029.

Selain DPR RI, PRI Sulteng juga menargetkan perolehan kursi di tingkat DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

Andika mengatakan partainya menargetkan sedikitnya setengah fraksi kursi di tingkat legislatif daerah pada Pemilu mendatang.

“Kita menetapkan target minimal mendapatkan setengah fraksi kursi di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” ujarnya.

Fokus Menyelesaikan Struktur DPC

Untuk saat ini, PRI Sulteng masih memprioritaskan penyelesaian pembentukan DPC sebelum melanjutkan tahapan pembentukan struktur organisasi di tingkat bawah.

Sejumlah daerah, termasuk Parigi, disebut mulai melakukan proses konsolidasi. Pembentukan struktur dilakukan secara bertahap agar kepengurusan partai dapat berjalan secara terorganisasi.

“Untuk saat ini kita fokus menyelesaikan DPC. Setelah itu baru masuk ke tahap berikutnya, termasuk pembentukan struktur di tingkat kecamatan dan seterusnya,” kata Andika.

Konsolidasi organisasi PRI di Sulawesi Tengah sebelumnya juga terlihat melalui penyerahan mandat pembentukan DPC PRI Morowali Utara pada September 2026.

Andika menegaskan PRI ingin menjadikan partai tersebut sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan daerah, baik untuk mengisi posisi legislatif maupun eksekutif.

“Kita ingin PRI mampu memberi warna baru dalam dinamika politik di Sulawesi Tengah dan menjadi rumah kaderisasi kepemimpinan daerah di semua tingkatan kekuasaan, baik eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.

Ia berharap kader yang bergabung tidak hanya menjadi bagian dari struktur partai, tetapi juga memiliki kapasitas dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kita ingin orang-orang yang bergabung di PRI menjadi kader-kader yang siap didistribusikan untuk melakukan sesuatu yang baik dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat di semua tingkatan,” tambahnya.

Tegaskan Dukungan untuk Prabowo

Selain agenda konsolidasi organisasi dan target elektoral, Andika juga menyampaikan komitmen PRI Sulteng untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan selama dua periode.

Menurut Andika, dukungan tersebut didasarkan pada prinsip keberlanjutan kepemimpinan, kebijakan, dan pembangunan nasional.

“Komitmen kita tegas bahwa kita mendukung Presiden Prabowo untuk dua periode. Prinsip kita adalah kepemimpinan berkelanjutan, kebijakan berkelanjutan, dan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menilai keberlanjutan kepemimpinan diperlukan agar program pembangunan yang sedang berjalan dapat dilanjutkan dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat.

“Kalau hanya satu periode, apa yang dibangun oleh Bapak Presiden Prabowo hari ini tidak mungkin terlihat hasilnya secara keseluruhan. Itu bisa terlihat ketika dua periode terjadi,” pungkas Andika.

Dengan percepatan pembentukan struktur hingga tingkat bawah, PRI Sulteng kini menempatkan konsolidasi organisasi sebagai salah satu agenda utama menuju Pemilu 2029. Target dua kursi DPR RI dan penguatan keterwakilan di DPRD menjadi sasaran yang disampaikan jajaran PRI Sulteng dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.