Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news β Dewan Pimpinan Daerah Partai Rakyat Indonesia (DPD PRI) Provinsi Papua Tengah menyatakan membuka ruang bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam kegiatan politik dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua DPD PRI Papua Tengah, Yakobus Dumupa, mengatakan kehadiran PRI di Papua Tengah diarahkan sebagai wadah politik bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan di daerah.
Menurut Dumupa, kata "rakyat" dalam nama Partai Rakyat Indonesia menjadi bagian dari prinsip yang ingin dibawa dalam kegiatan politik PRI Papua Tengah.
"Nama partai ini adalah Partai Rakyat Indonesia. Karena itu, bagi kami, kata 'rakyat' bukan sekadar bagian dari nama partai. Rakyat harus menjadi alasan kita berpolitik, menjadi tempat kita berdiri, sekaligus menjadi tujuan dari setiap perjuangan politik yang kita lakukan," kata Dumupa dalam siaran pers yang diterima, Jumat (19/9/2026).
Dorong Politik sebagai Ruang Pengabdian
Dumupa menjelaskan, DPD PRI Papua Tengah mengusung semangat "Berjuang Bersama Rakyat". Menurut dia, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui keterlibatan partai dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya ketika momentum pemilu berlangsung.
Ia menyampaikan pandangan bahwa politik dapat menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, serta mencari solusi melalui kerja politik.
"Politik seharusnya tidak semata-mata dipahami sebagai perjuangan mendapatkan jabatan dan kekuasaan. Politik harus menjadi jalan pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, mendengarkan suara mereka, memahami persoalan yang mereka hadapi, serta ikut mencari jalan keluar melalui kerja politik yang nyata," jelasnya.
PRI Papua Tengah, lanjut Dumupa, ingin membangun organisasi dengan mendengarkan aspirasi masyarakat sebelum menentukan sikap dan agenda politik.
"Kami ingin membangun PRI Papua Tengah dari rakyat dan bersama rakyat. Kami ingin mendengar sebelum berbicara, memahami sebelum mengambil sikap, dan bekerja sebelum meminta kepercayaan. Partai harus hadir di tengah kehidupan rakyat, bukan hanya menjelang pemilu," ungkapnya.
Terbuka bagi Berbagai Kelompok Masyarakat
Dumupa menyebut PRI Papua Tengah terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, mahasiswa, petani, nelayan, pedagang, pelaku usaha, pekerja, intelektual hingga kalangan profesional.
Ia mengatakan perbedaan latar belakang suku, agama, daerah asal, profesi maupun status sosial tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk bekerja bersama dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
"Kami tidak mengajak orang bergabung hanya untuk menambah jumlah anggota atau memperbesar struktur partai. Kami mengajak orang-orang yang benar-benar mau bekerja. Kalau Anda mempunyai hati untuk rakyat, mau mendengar rakyat, mau turun melihat kehidupan rakyat dan mau memperjuangkan kepentingan mereka, mari bergabung dan bekerja bersama kami," ujar Dumupa.
Menurutnya, Papua Tengah memiliki berbagai persoalan sekaligus potensi yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, PRI Papua Tengah berencana membangun kegiatan politik yang dekat dengan masyarakat dan menjadikan aspirasi warga sebagai salah satu dasar penyusunan agenda partai.
Penguatan organisasi juga akan dilakukan hingga tingkat kabupaten dan akar rumput. Namun, Dumupa menekankan pembangunan struktur organisasi perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun kepercayaan masyarakat.
Ajak Masyarakat Ambil Bagian
Dumupa mengatakan perbedaan pandangan dan pilihan politik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Menurut dia, masyarakat Papua Tengah tetap memiliki kepentingan bersama dalam membangun daerah.
"Kita boleh berbeda pikiran dan berbeda pilihan politik, tetapi kita mempunyai tanah dan masyarakat yang sama untuk kita layani. Karena itu, mari kita membangun politik yang terbuka, politik yang menghargai perbedaan, dan politik yang menjadikan kepentingan rakyat sebagai titik pertemuan," imbuhnya.
Ia juga mengakui bahwa membangun kepercayaan masyarakat membutuhkan proses, kerja keras, konsistensi dan pembuktian melalui kegiatan partai.
"Kami tidak menjanjikan bahwa semua persoalan rakyat dapat diselesaikan oleh sebuah partai. Tetapi kami ingin memastikan bahwa PRI Papua Tengah mau mendengar, mau belajar, mau bekerja, dan mau berjuang bersama rakyat. Kami ingin rakyat menjadi bagian dari perjalanan partai ini sejak awal," ujarnya.
Dumupa kemudian mengajak masyarakat Papua Tengah yang memiliki keinginan untuk terlibat dalam kegiatan politik dan pengabdian masyarakat untuk mengambil bagian dalam organisasi PRI Papua Tengah.
Semangat "Berjuang Bersama Rakyat", kata dia, menjadi salah satu prinsip yang ingin dikembangkan PRI Papua Tengah dalam membangun organisasi dan menjalankan kegiatan politik di daerah.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar