JAKARTA, PILARRAKYATINDONESIA.NEWS โ Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia terbuka menjalin kerja sama dengan seluruh negara selama kemitraan yang dibangun berlandaskan prinsip saling menguntungkan dan saling menghormati. Komitmen tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjalankan politik luar negeri yang bersahabat dengan semua negara tanpa membedakan besar atau kecilnya kekuatan suatu bangsa.
"Kita terbuka kepada semua mitra, semua negara yang mau masuk ke Indonesia, mau bermitra dengan Indonesia, mau bekerja dengan saling menguntungkan. Ini sikap kita," ujar Presiden Prabowo.
Meski membuka pintu seluas-luasnya bagi kerja sama internasional, Presiden menekankan bahwa Indonesia kini telah menjadi bangsa yang semakin matang dan memiliki posisi yang kuat dalam percaturan global. Karena itu, setiap bentuk kerja sama harus menghormati kepentingan nasional Indonesia.
"Semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa," tegas Presiden.
Prabowo menegaskan, pemerintah akan terus menjaga martabat bangsa dalam setiap hubungan internasional. Menurutnya, kerja sama dengan negara lain harus dibangun atas dasar kesetaraan, saling menghormati, dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menanggapi anggapan bahwa keramahan masyarakat Indonesia kerap disalahartikan sebagai kelemahan. Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pekerja keras yang setiap hari berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan.
Presiden mencontohkan para petani, nelayan, dan masyarakat di berbagai daerah yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memenuhi kebutuhan hidup mereka.
"Rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak. Mereka yang berlayar di laut, mencari makan, mencari ikan, itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita bekerja keras," ujar Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyoroti dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela yang ditandai dengan groundbreaking setelah melalui penantian selama 27 tahun.
Menurut Presiden, proyek tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan produksi gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain memperbesar pasokan energi, pemanfaatan gas dari Blok Masela juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gas serta memperkuat fondasi menuju swasembada energi.
Pemerintah menilai pembangunan LNG Abadi Masela menjadi salah satu proyek strategis yang akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing Indonesia di sektor energi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar