JAKARTA — Partai Rakyat Indonesia (PRI) menegaskan komitmennya untuk mendorong peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa melalui kegiatan Meet & Education Perempuan Rakyat Indonesia (PeRi). Mengusung tema “Character Meets Class: Character Building & Organizational Collaboration”, kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, serta membangun kolaborasi organisasi bagi perempuan Indonesia.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Hardini Puspasari dan Gusti Ayu, serta Wakil Ketua Umum I Partai Rakyat Indonesia, DR. H. Wishnu Dewanto, S.H., M.H. Acara ini diikuti jajaran pengurus, kader, dan simpatisan PeRi yang memiliki semangat untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam kehidupan sosial, organisasi, dan politik nasional.

Melalui kegiatan ini, PRI bersama PeRi berupaya memperkuat kesadaran bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Peningkatan kapasitas individu, pembentukan karakter, serta kemampuan membangun kerja sama dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan perempuan yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan kepengurusan PeRi menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai salah satu fondasi kemajuan bangsa.

“Bila maju perempuannya, pasti bangsanya juga akan maju,” ujar perwakilan PeRi.

Ia juga menegaskan bahwa PeRi bertekad menjadi rumah bersama, ruang berkarya, serta wadah bagi seluruh perempuan Indonesia untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan berkontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Wakil Ketua Umum I PRI Tekankan Pentingnya Keterlibatan Perempuan

Dukungan terhadap penguatan peran perempuan juga datang dari jajaran pimpinan Partai Rakyat Indonesia. Kehadiran DR. H. Wishnu Dewanto, S.H., M.H., selaku Wakil Ketua Umum I PRI, menjadi bagian dari dukungan organisasi terhadap upaya meningkatkan kapasitas dan memperluas ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan bangsa.

PRI memandang keterlibatan perempuan sebagai elemen penting dalam memperkuat kehidupan demokrasi dan membangun organisasi politik yang mampu menampung aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan perlu didukung melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan karakter kepemimpinan, serta kolaborasi yang berkelanjutan.

Partai Rakyat Indonesia juga menyatakan optimisme untuk memperjuangkan target politiknya hingga menembus parlemen melalui kerja keras, konsolidasi organisasi, dan dukungan berbagai elemen masyarakat. Dalam upaya tersebut, keterlibatan perempuan menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat agar semakin banyak perempuan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses politik dan pengambilan keputusan.

Bangun Karakter dan Kolaborasi Organisasi

Sesuai tema “Character Meets Class: Character Building & Organizational Collaboration”, kegiatan Meet & Education PeRi tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas individu, tetapi juga mendorong terciptanya kolaborasi yang sehat dan produktif di dalam organisasi.

Melalui materi yang disampaikan Hardini Puspasari dan Gusti Ayu, para peserta mendapatkan ruang pembelajaran untuk memperkuat karakter, meningkatkan pemahaman mengenai relasi kemitraan, serta membangun pola kerja sama yang dapat mendukung pengembangan organisasi.

Penguatan karakter dinilai penting agar kader perempuan mampu menjalankan peran secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sementara itu, kolaborasi organisasi diharapkan dapat memperkuat solidaritas, memperluas jaringan, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

PeRi juga diharapkan mampu menjadi ruang yang inklusif bagi perempuan dari berbagai latar belakang untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan mengembangkan potensi diri.

Perkuat Solidaritas Perempuan untuk Kemajuan Bangsa

Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan yel-yel kebangsaan sebagai bentuk penguatan solidaritas di antara pengurus, kader, dan simpatisan yang hadir.

Melalui kegiatan ini, PRI menegaskan pentingnya membangun organisasi perempuan yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Penguatan kapasitas, karakter, dan kolaborasi diharapkan menjadi bekal bagi perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ke depan, PeRi diharapkan terus berkembang sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang membuka ruang bagi lahirnya pemimpin-pemimpin perempuan, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta mendorong partisipasi yang lebih luas dalam kehidupan politik Indonesia.

Bagi Partai Rakyat Indonesia, kemajuan bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan, melainkan bagian strategis yang memiliki potensi besar untuk ikut menentukan arah kemajuan Indonesia.