GORONTALO, PilarRakyatIndonesia.news โ€“ Fenomena kilatan cahaya terang disertai suara dentuman keras menghebohkan warga Gorontalo, Sulawesi Utara, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Benda antariksa yang terlihat melintas di langit tersebut diduga merupakan meteor fireball.

Dugaan itu disampaikan Raghel Yunginger, ahli geofisika Universitas Negeri Gorontalo, setelah mengamati sejumlah rekaman fenomena yang beredar di media sosial.

โ€œKalau video yang banyak beredar di media sosial itu benar, kemungkinan itu komet fireball,โ€ kata Raghel, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Raghel, kilatan cahaya yang terlihat sangat terang oleh masyarakat tidak serta-merta menunjukkan bahwa benda antariksa tersebut berada dekat dengan permukaan bumi. Meteor dapat tampak besar dan benderang meskipun berada pada jarak yang jauh.

Ia menjelaskan, kondisi atmosfer pada musim kemarau turut memungkinkan fenomena tersebut terlihat lebih jelas. Rendahnya konsentrasi partikel debu, awan, dan aerosol di atmosfer membuat cahaya dari benda antariksa lebih mudah diamati.

โ€œJadi fenomenanya mudah terlihat, ditambah lagi ini ada peristiwa kecepatannya tinggi dan emisi cahaya saja. Insya Allah tidak ada radioaktifnya,โ€ ujar Raghel.

Dentuman Diduga Sonic Boom

Selain kilatan cahaya, warga juga dikejutkan oleh suara dentuman keras yang terdengar setelah fenomena tersebut melintas di langit.

Raghel menduga suara itu berkaitan dengan pergerakan meteor berkecepatan sangat tinggi. Menurutnya, benda antariksa yang bergerak hipersonik dapat menghasilkan gelombang tekanan yang terdengar sebagai dentuman atau sonic boom.

โ€œKenapa ada dentuman keras? Menurut saya berdasarkan ilmu fisika, meteor bergerak hipersonik, pastinya ada tekanan yang menambah energinya, frekuensi gelombang sangat rendah, jadi ini semacam sonic boom,โ€ jelasnya.

Ia berharap benda antariksa tersebut tidak sampai menghunjam permukaan bumi dan kemungkinan telah pecah atau terbakar di atmosfer.

Warga Saksi Kilatan Api di Langit

Fenomena ini terjadi sekitar pukul 00.20 Wita. Warga melaporkan melihat dua kilatan cahaya terang di langit yang kemudian disusul suara dentuman keras.

Oktaf Sandala, warga Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut saat duduk santai bersama temannya di depan Kantor Bupati Gorontalo Utara.

โ€œMungkin meteor jatuh, baru kali itu saya melihat api besar menyala yang memiliki ekor memanjang. Cahayanya sangat besar dan terang,โ€ kata Oktaf.

Penampakan tersebut membuat warga yang masih berada di luar rumah terkejut. Rekaman fenomena itu kemudian beredar di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat.

BMKG Gorontalo Masih Mengumpulkan Informasi

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo belum memberikan konfirmasi mengenai jenis maupun sumber benda antariksa yang terlihat tersebut.

Prakirawan BMKG Gorontalo, Sayid Mahadir, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi hasil survei lapangan dari pihak berwenang.

โ€œSampai saat ini kami masih mengumpulkan dan menunggu informasi terkait survei lapangan dari pihak berwenang terkait fenomena tersebut,โ€ ujar Sayid.

Hingga berita ini ditulis, dugaan meteor fireball masih menunggu verifikasi lebih lanjut. Masyarakat diimbau tidak menyimpulkan adanya benda berbahaya atau radioaktif hanya berdasarkan kilatan cahaya dan suara dentuman yang terdengar.