Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news โ Jutaan orang memadati jalan-jalan Kota Najaf, Irak, Rabu (8/7/2026), untuk mengikuti prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Lautan pelayat mengiringi peti jenazah Khamenei yang diarak menuju kompleks Makam Imam Ali dalam rangkaian penghormatan terakhir yang berlangsung selama enam hari di Iran dan Irak.
Pasukan Mobilisasi Populer Irak (Popular Mobilization Forces/PMF) atau Hashd al-Shaabi mengklaim lebih dari 2,3 juta orang menghadiri prosesi tersebut. Dalam pernyataan yang dikutip media pemerintah Iran, IRIB, PMF menyebut jumlah pelayat terus bertambah seiring kedatangan warga dari berbagai wilayah di Irak.
Prosesi di Najaf merupakan bagian dari rangkaian pemakaman yang sebelumnya digelar di sejumlah kota suci Iran, termasuk Qom, dan akan berlanjut ke Karbala sebelum jenazah dimakamkan di kota kelahiran Khamenei, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026).
Pemerintah Iran menggelar upacara penghormatan selama enam hari sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Khamenei. Salah satu rangkaian prosesi secara khusus diselenggarakan di Irak mengingat hubungan historis dan keagamaan yang erat antara kedua negara.
Pemerintah Irak menetapkan Rabu sebagai hari libur nasional untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mengikuti prosesi tersebut. Ribuan aparat keamanan juga diterjunkan guna mengamankan jalannya acara yang dipusatkan di Kota Najaf.
Pengamanan berlangsung sangat ketat ketika iring-iringan jenazah bergerak menuju Makam Imam Ali. Sejumlah pelayat tampak berdesakan untuk menyentuh peti jenazah yang diangkut menggunakan truk terbuka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pemimpin spiritual Iran tersebut.
Sesampainya di kompleks Makam Imam Ali, puluhan ulama Syiah memimpin doa sebelum jenazah kembali diberangkatkan menuju Kota Karbala untuk melanjutkan rangkaian prosesi.
Sebelumnya, peti jenazah Khamenei tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7/2026) malam dan disambut sejumlah pejabat tinggi Irak serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Prosesi pemakaman ini digelar beberapa bulan setelah Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pemerintah Iran berharap rangkaian penghormatan tersebut menjadi simbol persatuan nasional sekaligus penghormatan terakhir bagi pemimpin yang memimpin Republik Islam Iran selama puluhan tahun.
Pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7/2026) di Kota Mashhad, Iran, yang juga merupakan kota kelahiran Ayatollah Ali Khamenei.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar