Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news β Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (10/9/2026). Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah menjadi perhatian pemerintah karena berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Dalam kunjungannya, Gibran didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, Kapolda Kalimantan Selatan, serta sejumlah unsur terkait.
Wapres menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, karena kondisi udara akibat karhutla belum sepenuhnya pulih.
βSaya ucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk warga Kalimantan karena kondisi udara belum sepenuhnya pulih. Tapi kami akan memaksimalkan, kami akan mengupayakan yang terbaik sesuai arahan dari Bapak Presiden,β ungkap Gibran.
Penanganan Karhutla Harus Lindungi Masyarakat
Gibran menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan titik api. Perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak asap juga harus dilakukan secara bersamaan.
Pemerintah pusat dan daerah diminta memperkuat koordinasi serta mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres turut melihat pemanfaatan inovasi untuk penanganan karhutla di lahan gambut. Salah satunya melalui penggunaan formulasi surfaktan ramah lingkungan yang mendukung upaya pemadaman.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran, khususnya di wilayah gambut yang memiliki tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
Patroli Pencegahan Diminta Lebih Intensif
Gibran meminta kewaspadaan terhadap karhutla terus dijaga dalam jangka panjang. Kondisi El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027 menjadi salah satu faktor yang membuat patroli pencegahan dan kesiapsiagaan perlu diperkuat.
βLakukan patroli pencegahan lebih intens. Tingkatkan koordinasi dan rangkul semua elemen. Pastikan setiap kendala lapangan ditangani dengan cepat dan terukur. Tingkatkan juga sosialisasi dan edukasi publik,β pungkasnya.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.
Tinjau Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi
Kunjungan ke Banjarbaru merupakan bagian dari agenda Wapres Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi di Kalimantan.
Selain Kalimantan Selatan, Wapres juga meninjau penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Rangkaian peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan perlindungan masyarakat yang terdampak kabut asap.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar