Jakarta, PilarRakyatIndonesia.news β€” Sebanyak 615 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi petugas gabungan ke lokasi pengungsian untuk mengantisipasi bahaya paparan erupsi Gunung Sinabung.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, evakuasi dilakukan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung setelah terjadi erupsi besar sejak awal pekan ini.

"Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa warga Desa Kuta Tengah telah berada di lokasi pengungsian Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran," kata Berton di Jakarta, Rabu.

Menurut Berton, evakuasi diprioritaskan bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan erupsi. Selain Desa Kuta Tengah, Desa Payung di Kecamatan Payung juga masuk dalam kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas Gunung Sinabung.

Namun, warga Desa Payung hingga saat ini masih bertahan di rumah masing-masing. Mereka tetap berada dalam kondisi siaga dan terus mendapat pemantauan dari tim gabungan.

"Untuk warga Desa Payung, Kecamatan Payung, saat ini dilaporkan masih bertahan di kediaman masing-masing namun tetap berada dalam kondisi siaga penuh di bawah pemantauan tim gabungan," ujar Berton.

Status Gunung Sinabung Naik Menjadi Level III

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB menyebut evakuasi dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi telah menaikkan status Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Sebelumnya, gunung api tersebut dilaporkan melontarkan kolom abu tebal hingga mencapai ketinggian sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Seiring meningkatnya aktivitas vulkanik, zona bahaya Gunung Sinabung juga diperluas. BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di seluruh desa yang telah direlokasi.

Masyarakat juga diminta tidak mendekati radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius sektoral hingga 6 kilometer ke arah selatan-tenggara sesuai rekomendasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

BNPB mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas dan memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung melalui kanal resmi pemerintah. Keselamatan warga menjadi prioritas utama selama peningkatan aktivitas vulkanik berlangsung.