JAKARTA, PilarRakyatIndonesia.news β Como 1907 mencatat sejarah manis dalam debutnya di Liga Champions 2026/2027. Klub asal Italia tersebut tampil meyakinkan dengan menghancurkan RB Leipzig 4-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Como yang diasuh Cesc Fabregas tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka berhasil mengendalikan permainan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Martin Baturina menjadi salah satu pencetak gol Como sebelum Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan tuan rumah. Memasuki babak kedua, Como semakin percaya diri.
Assane Diao kemudian membawa Como unggul 3-0. RB Leipzig sempat memberikan perlawanan setelah Andrija Maksimovic mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Namun, Como tidak kehilangan kendali. Maximo Perrone memastikan kemenangan telak 4-1 melalui golnya di penghujung pertandingan.
Hasil tersebut sekaligus menjadi awal yang sangat impresif bagi Como dalam perjalanan pertamanya di kompetisi elite antarklub Eropa.
Pemain Como, Nico Paz, menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu malam paling bersejarah bagi klub.
"Ini adalah malam yang bersejarah. Kami menjalani pertandingan yang luar biasa. Kami sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan ini dan kami benar-benar bahagia," ujar Nico Paz.
Ia juga mengungkapkan keyakinannya untuk terus berkembang bersama Como.
"Saya ingin tinggal di sini untuk malam-malam seperti ini, saya tahu di sinilah saya akan berkembang paling pesat, dan saya sangat senang dengan keputusan saya. Saya telah membuat pilihan yang tepat," katanya.
Dari Serie D hingga Liga Champions
Kehadiran Como di Liga Champions menjadi kisah menarik dalam sepak bola Italia. Klub tersebut sebelumnya berada jauh dari panggung elite setelah mengalami perjalanan panjang dari kasta bawah kompetisi Italia.
Como dibeli oleh Grup Djarum yang dimiliki keluarga Hartono pada 2019 ketika klub masih berkompetisi di Serie D, kasta bawah sepak bola Italia.
Perlahan tetapi pasti, Como membangun kembali kekuatan klub hingga berhasil kembali ke Serie A pada 2024.
Performa mereka semakin meningkat pada musim 2025/2026. Como secara mengejutkan mampu finis di posisi keempat Serie A dan mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Kini, investasi yang dilakukan terhadap Como mulai memperlihatkan hasil di panggung sepak bola Eropa.
Bukan sekadar menjadi pelengkap di Liga Champions, Como langsung memberikan kejutan melalui kemenangan telak atas RB Leipzig.
Kemenangan 4-1 tersebut menjadi pesan awal bahwa Como 1907 siap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
Bagi sepak bola Indonesia, perjalanan Como juga menjadi perhatian tersendiri karena keterlibatan keluarga Hartono, pengusaha asal Indonesia, dalam kepemilikan klub tersebut.
PilarRakyatIndonesia.news
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar