JAKARTA, Pilarrakyatindonesia.news – AC Milan mengawali perjalanan di Serie A 2026/2027 dengan hasil positif. Bertandang ke Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB, Rossoneri berhasil mengalahkan Torino dengan skor 2-1.
Sejak menit awal, AC Milan tampil agresif dan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Pasukan Rúben Amorim mampu menciptakan sejumlah peluang dan membuat lini pertahanan Torino berada dalam tekanan.
Berdasarkan data pertandingan, Milan menguasai sekitar 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Torino hanya mencatatkan delapan tembakan dan satu tembakan tepat sasaran.
Meski dominan, Milan belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir. Gonçalo Ramos, Ruben Loftus-Cheek, dan Alphadjo Cissé menjadi sejumlah pemain yang merepotkan pertahanan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, tekanan Milan akhirnya membuahkan hasil. Alphadjo Cissé membuka keunggulan pada menit ke-64 setelah memanfaatkan umpan Adrien Rabiot. Gol tersebut membuat Milan unggul 1-0.
Tak membutuhkan waktu lama, Rossoneri menggandakan keunggulan. Dua menit berselang, giliran Rabiot yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Samuel Chukwueze. Milan pun unggul 2-0.
Torino mencoba bangkit pada 15 menit terakhir pertandingan. Tuan rumah beberapa kali memberikan ancaman, termasuk peluang Alieu Nije yang sempat membentur mistar gawang Milan.
Usaha Torino akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time. Che Adams berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun, gol tersebut menjadi yang terakhir dalam pertandingan sehingga Milan tetap membawa pulang tiga poin dari Turin.
Kemenangan ini menjadi awal yang positif bagi Rúben Amorim dalam debutnya sebagai pelatih AC Milan di Serie A. Rossoneri langsung mengoleksi tiga poin, sementara Torino harus mengawali musim dengan kekalahan.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan potensi AC Milan di bawah kepemimpinan Amorim. Dominasi penguasaan bola, jumlah peluang, serta efektivitas pada awal babak kedua menjadi modal penting bagi Rossoneri untuk menghadapi perjalanan panjang Serie A musim 2026/2027.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar