Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news – Presiden Prabowo Subianto melakukan ziarah ke makam kakek dan neneknya, RM Margono Djojohadikusumo dan RA Siti Katoemi Djojohadikusumo, yang terletak di Desa Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan di sela kunjungan kerja Presiden ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada 28–29 April 2026.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Prabowo menyampaikan bahwa lokasi tersebut menyimpan nilai sejarah penting bagi keluarganya sekaligus menjadi bagian dari perjalanan bangsa.

“Di tempat ini tersimpan jejak sejarah keluarga, pengabdian, dan perjuangan para leluhur Banyumas. R.M. Margono Djojohadikusumo dikenal sebagai pendiri BNI, tokoh ekonomi nasional, sekaligus kakek saya,” tulis Prabowo.

Kompleks Makam Dawuhan sendiri merupakan tempat peristirahatan sejumlah tokoh dan bangsawan Banyumas, di antaranya Tumenggung Yudhanegara II, Tumenggung Dipayuda, Nyai Ajeng Kemasan, serta Raden Ayu Tumenggung Kartanegara II.

Sebelum melakukan ziarah, Prabowo juga meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE Banyumas. Fasilitas tersebut direncanakan menjadi proyek percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi sederhana yang dapat diterapkan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target zero sampah pada periode 2028–2029.

Selain itu, dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Presiden juga dijadwalkan meresmikan dimulainya pembangunan atau groundbreaking 10 proyek strategis di wilayah Cilacap. Peresmian dilakukan secara serentak sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi daerah.

Kunjungan kerja ini mencerminkan fokus pemerintah tidak hanya pada pembangunan ekonomi dan lingkungan, tetapi juga penghormatan terhadap nilai sejarah dan jasa para tokoh pendahulu bangsa.