Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news – Presiden Prabowo Subianto menegaskan seluruh proyek besar yang tengah dijalankan pemerintah saat ini diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan penguatan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan saat menghadiri groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan seluruh agenda pembangunan yang dilakukan saat ini memiliki tujuan untuk memperkuat kemandirian bangsa.
“Apapun yang terjadi, kita hanya mau kerja untuk rakyat,” ujar Prabowo di hadapan para peserta acara.
Menurutnya, Indonesia saat ini sedang mempercepat agenda hilirisasi nasional yang telah berjalan di 26 titik pembangunan di berbagai daerah. Pemerintah, kata dia, juga menargetkan penambahan sekitar enam titik baru dalam waktu dekat.
Prabowo menyebut, pada tahun berjalan jumlah proyek strategis nasional dapat mencapai 30 hingga 40 inisiatif besar di berbagai sektor. Langkah itu diyakini akan mendorong pertumbuhan industri nasional sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
Selain sektor industri, pemerintah juga menyiapkan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan koperasi berskala besar. Dalam waktu dekat, pemerintah menargetkan peresmian sekitar 1.000 Koperasi Merah Putih sebagai tahap awal pengembangan ekonomi desa.
Setelah itu, jumlah koperasi yang akan dibangun ditargetkan menembus lebih dari 20.000 unit dalam beberapa bulan berikutnya. Presiden menegaskan koperasi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan dilengkapi fasilitas nyata seperti gudang, cold storage, hingga pusat pengolahan hasil produksi.
“Ini bukan koperasi di atas kertas, tapi koperasi fisik yang benar-benar bekerja,” tegasnya.
Prabowo bahkan menantang publik untuk melihat sejarah dunia terkait skala pembangunan koperasi tersebut. Menurutnya, sangat jarang ada negara yang mampu membangun puluhan ribu koperasi dalam waktu singkat.
“Coba dibukalah dalam sejarah dunia, ada tidak 25.000 atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan pentingnya rasa percaya diri bangsa Indonesia di tengah persaingan global. Ia meminta masyarakat tidak terus merasa rendah diri terhadap bangsa lain.
“Kita jangan jadi bangsa yang rendah diri. Minder, minder, minder. Selalu bangsa asing yang hebat,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo turut menyoroti keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai mendapat perhatian negara lain. Ia menyebut program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Menurut Presiden, capaian tersebut membuktikan Indonesia mampu menghadirkan kebijakan sosial berskala besar yang jarang dilakukan negara lain, sekaligus menunjukkan kapasitas bangsa dalam menjalankan program kesejahteraan nasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar