Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news β Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan mengembangkan budi daya bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolda Lampung yang juga pernah menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, Irjen Pol. Helfi Assegaf, mengatakan program tersebut dimulai pada 2025 melalui kerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata di Kecamatan Sembalun.
Pada tahap awal, pengembangan dilakukan di lahan seluas 15 hektare. Namun, hingga Juli 2026, luas areal tanam meningkat pesat menjadi 534 hektare dengan dua varietas unggulan, yakni Sangga Sembalun dan Lumbu Putih, yang mampu menghasilkan produktivitas rata-rata 20β25 ton per hektare.
Menurut Helfi, capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki peran strategis di tengah tantangan geopolitik global. Oleh karena itu, Satgas Pangan Polri bersama para petani akan terus meningkatkan luas tanam, produktivitas, serta kualitas hasil panen guna mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih.
Selain memperluas pengembangan, Satgas Pangan Polri juga mendorong inovasi di sektor pertanian. Dalam waktu dekat, akan diperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS yang memiliki keunggulan dapat dibudidayakan di berbagai ketinggian, lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya.
Dengan hadirnya varietas baru tersebut, Polri optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar