Dalam upaya memperkuat eksistensi dan tata kelola olahraga pickleball di Indonesia, sejumlah langkah strategis tengah dipersiapkan oleh Pengurus Besar (PB) Pickleball. Salah satu agenda penting adalah pengajuan Bapak Muhammad Nazarudin, selaku Ketua Umum PB Pickleball, sebagai tokoh penggerak Pickleball International yang akan mewakili Indonesia di tingkat global.
Ke depan, PB Pickleball juga menetapkan kebijakan bahwa seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) dan daerah tidak akan dikenakan biaya dalam penggunaan Aplikasi Pickleball Global. Untuk menjamin operasional yang profesional dan terintegrasi, operator aplikasi akan ditunjuk langsung oleh Mr. Jan Papi, dengan persetujuan Ketua Umum PB Pickleball.
Dalam kesempatan yang sama, Mr. Jan Papi turut memberikan masukan strategis kepada Ketua Umum agar melakukan penertiban dan pembersihan terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung, demi menjaga integritas dan kemajuan olahraga pickleball di Indonesia.
Sebagai langkah konkret pengembangan internasional, akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara World Pickleball Champion dan PB Pickleball.
Penandatanganan ini akan dilaksanakan oleh Bapak Muhammad Nazarudin di Ritz Charlton Jakarta. Kerja sama tersebut mencakup penyelenggaraan turnamen pickleball di seluruh Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet Indonesia untuk berprestasi di tingkat dunia.
Demikian rilis ini disampaikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan olahraga pickleball secara profesional, transparan, dan berdaya saing global.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar