Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news - Pemerintah terus mematangkan seluruh persiapan penyelenggaraan angkutan Ibadah Haji tahun 2026 menjelang keberangkatan kelompok terbang pertama jemaah Indonesia yang dijadwalkan mulai pada 22 April 2026. Pada musim haji tahun ini, sebanyak 221.000 jemaah asal Indonesia akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026 melalui sejumlah embarkasi di berbagai daerah.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa penyelenggaraan transportasi haji merupakan operasi besar yang membutuhkan koordinasi menyeluruh. Menurutnya, proses pemindahan ratusan ribu jemaah dari 14 embarkasi melalui 525 kelompok terbang menuntut perhatian khusus pada aspek keselamatan, ketepatan jadwal, serta kenyamanan selama perjalanan.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhub usai meninjau kesiapan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pemerintah ingin memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga sistem operasional telah siap sebelum jemaah pertama diberangkatkan ke Tanah Suci.

Terminal 2F dipersiapkan secara khusus untuk mendukung layanan jemaah haji dan umrah dengan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi. Tahun ini terminal tersebut akan melayani sekitar 35.000 calon jemaah yang berasal dari 84 kelompok terbang embarkasi Jakarta, meliputi Pondok Gede, Cipondoh, dan Bekasi.

Dalam operasional penerbangan haji tahun ini, pemerintah menggandeng dua maskapai utama yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang akan melayani ratusan penerbangan dengan dukungan puluhan armada pesawat. Seluruh armada dipastikan melalui pemeriksaan ketat demi menjamin keamanan penerbangan.

Selain kesiapan armada, pemerintah juga memperkuat langkah mitigasi dengan melakukan ramp check pesawat, memastikan kesiapan 14 bandara embarkasi, serta meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di dalam maupun luar negeri untuk mengantisipasi potensi gangguan selama masa operasional haji berlangsung.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pelayanan kepada jemaah akan terus dipantau agar perjalanan ibadah haji tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Rangkaian Jadwal Perjalanan Haji Indonesia 2026

Jemaah mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026. Pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah berlangsung dari 22 April hingga 6 Mei 2026, dilanjutkan perjalanan dari Madinah ke Makkah pada 1 hingga 15 Mei 2026.

Gelombang kedua dijadwalkan berangkat dari Indonesia menuju Jeddah pada 7 hingga 21 Mei 2026. Puncak ibadah haji dimulai pada 25 Mei dengan pergerakan jemaah ke Arafah, dilanjutkan wukuf pada 26 Mei 2026. Hari Raya Iduladha jatuh pada 27 Mei 2026, kemudian dilanjutkan dengan hari-hari tasyrik hingga 30 Mei 2026.

Pemulangan jemaah gelombang pertama dimulai pada 1 Juni 2026 melalui Jeddah, sementara gelombang kedua akan bergerak dari Makkah ke Madinah pada 7 hingga 21 Juni 2026 sebelum dipulangkan ke Indonesia secara bertahap sampai 1 Juli 2026.

Dengan persiapan yang semakin matang, pemerintah berharap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dan memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia.

(Rika/Fikri/Pras)