Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news – Pagar besi yang sebelumnya mengelilingi area luar Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, kini telah dibongkar. Kawasan di sekitar pusat perbelanjaan tersebut kembali terlihat terbuka setelah pagar yang sempat menjadi sorotan publik tidak lagi terpasang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pagar besi telah digantikan dengan deretan traffic cone yang dipasang di sepanjang sisi luar bangunan. Pembatas sementara tersebut berfungsi sebagai pengatur arus kendaraan dan pejalan kaki tanpa menutup akses secara permanen.

Informasi yang beredar menyebutkan proses pembongkaran pagar dilakukan pada malam hari beberapa waktu lalu. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola mal maupun petugas di lokasi mengenai alasan pencabutan pagar tersebut.

Sebelumnya, pemasangan pagar besi di kawasan Mal Kota Kasablanka sempat menjadi perhatian masyarakat setelah foto dan video kondisi tersebut ramai beredar di media sosial. Keberadaan pagar memicu beragam tanggapan dan spekulasi publik terkait tujuan pemasangannya.

Menanggapi polemik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pagar itu sebaiknya dilepas. Menurutnya, kondisi keamanan di Jakarta masih terkendali sehingga tidak diperlukan langkah yang berpotensi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait guna menjaga keamanan serta ketertiban di ibu kota, termasuk di kawasan pusat perbelanjaan dan ruang-ruang publik.

Di sisi lain, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sebelumnya menjelaskan bahwa pemasangan pagar dilakukan sebagai bagian dari pengaturan akses keluar-masuk pengunjung sekaligus pengamanan area di sekitar pusat perbelanjaan. APPBI menegaskan langkah tersebut bukan merupakan respons terhadap isu potensi kerusuhan.

Asosiasi juga menyebut penggunaan pagar pembatas bukan hal baru dalam operasional pusat perbelanjaan. Sejumlah mal di berbagai daerah telah menerapkan sistem serupa sebagai bagian dari manajemen keamanan dan pengendalian akses pengunjung.

Dengan dibongkarnya pagar tersebut, aktivitas di sekitar Mal Kota Kasablanka kini kembali berlangsung normal. Area luar mal terlihat lebih terbuka, sementara pengaturan lalu lintas dan akses pengunjung tetap dilakukan menggunakan traffic cone sebagai pembatas sementara.