Jakarta,Pilarrakyatindonesia.news — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperbaiki komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Ia menilai berbagai kebijakan dan terobosan yang telah dijalankan belum sepenuhnya tersampaikan dengan baik kepada publik.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Prabowo menyampaikan bahwa intensitas dan kualitas penyampaian informasi kepada rakyat masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, banyak program pemerintah yang sudah berjalan, namun belum dipahami secara luas oleh masyarakat.

“Banyak sekali yang sudah kita laksanakan, tetapi mungkin narasi ke rakyat masih kurang sempurna dan kurang intensif. Karena itu, komunikasi kepada rakyat perlu kita perbaiki,” ujar Prabowo, Jumat (21/3).

Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci agar masyarakat dapat memahami arah kebijakan pemerintah serta merasakan langsung manfaat dari program yang dijalankan.

Selain itu, Prabowo juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk memiliki sikap terbuka terhadap kritik dan masukan. Ia menilai, dalam proses pembangunan bangsa, berbagai tantangan dan dinamika akan selalu hadir.

Menurutnya, para pemimpin harus memiliki jiwa besar dan tidak mudah terpengaruh oleh upaya yang berpotensi memecah belah. Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah untuk tetap fokus bekerja demi kepentingan rakyat.

“Pembangunan bangsa adalah perjuangan panjang yang penuh tantangan. Kita harus siap menerima kritik dengan lapang dada dan tidak mudah diadu domba. Yang terpenting adalah bekerja sebaik-baiknya untuk rakyat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap kebijakan dapat tersampaikan secara jelas, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat luas.

(Pras/Pras)