Jakarta, Pilarrakyatindonesia.news – Menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, peternak sapi asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menerima pesanan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Hari Wuryanto. Pesanan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak sekaligus menunjukkan kualitas ternak lokal yang mampu memenuhi standar hewan kurban pilihan pemimpin nasional dan daerah.
Pemilik peternakan, Hadha Waris Saputra (24), mengungkapkan bahwa proses pemilihan sapi dilakukan melalui tahapan pemeriksaan yang ketat oleh tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Madiun. Pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan, kelengkapan administrasi, hingga penilaian postur dan bobot tubuh hewan.
“Tim datang langsung ke kandang untuk melakukan pengecekan kesehatan dan melihat kondisi fisik sapi. Semua harus memenuhi syarat sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban,” ujar Hadha, Kamis (21/5/2026).
Sapi yang dipilih untuk kebutuhan kurban Presiden Prabowo merupakan sapi berukuran jumbo dengan kondisi fisik prima dan bobot yang memenuhi standar yang telah ditentukan pemerintah. Hewan tersebut telah menjalani perawatan intensif sejak beberapa bulan terakhir agar tetap sehat hingga waktu penyerahan.
Menurut Hadha, pola pemeliharaan dilakukan secara rutin setiap hari. Sapi-sapi di peternakannya mendapatkan pakan tiga kali sehari, yakni pada pagi, siang, dan malam hari. Jenis pakan yang diberikan terdiri atas konsentrat, silase, rumput hijau, ampas tahu, premix, serta jerami untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan pertumbuhan bobot badan.
Selain pesanan dari Presiden, Bupati Madiun Hari Wuryanto juga memilih sapi dari peternakan yang sama untuk kebutuhan kurban tahun ini. Sapi yang dipilih merupakan jenis Limousin dengan bobot sekitar 800 kilogram dan dinilai memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik.
Hadha mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, pesanan dari Presiden dan Bupati menjadi motivasi bagi para peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak sehingga mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin besar.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga bisa memotivasi peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya,” katanya.
Keberhasilan peternakan di Desa Bajulan memasok hewan kurban untuk Presiden dan kepala daerah juga menunjukkan potensi besar sektor peternakan di Kabupaten Madiun. Pemerintah daerah berharap prestasi tersebut dapat mendorong perkembangan usaha peternakan rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di wilayah tersebut.
Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan sapi kurban di berbagai daerah terus meningkat. Peternak pun mulai menyiapkan ternak terbaiknya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kualitas dan kesehatan hewan yang akan dikurbankan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar