JAKARTA, pilarrakyatindonesia.news – Sebuah surat sederhana yang ditulis tangan oleh seorang siswa sekolah dasar asal Jawa Timur menarik perhatian publik. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai ungkapan terima kasih atas manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterimanya di sekolah.
Bocah bernama Alkhalifi Muhammad Marfen, siswa kelas 5 MI Darussalam Sidoarjo, menuliskan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah menjadi salah satu penerima manfaat program unggulan pemerintah tersebut. Dalam suratnya, Marfen mengaku senang karena makanan yang diterimanya dinilai sehat dan bergizi.
“Terima kasih bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya karena makanannya bergizi,” tulis Marfen dalam surat yang diunggah melalui akun media sosial Presiden RI, Minggu (17/5/2026).
Selain menyampaikan apresiasi, Marfen juga mengungkapkan harapan besarnya untuk dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Ia bahkan bercita-cita mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.
Menurut Marfen, selama ini ia hanya dapat menyaksikan pelaksanaan upacara kemerdekaan melalui layar televisi. Karena itu, kesempatan hadir langsung di Istana menjadi impian yang sangat ia nantikan.
“Saya sangat ingin bertemu dengan Bapak Presiden dan ikut upacara 17 Agustus di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV,” tulisnya.
Di bagian akhir surat, siswa berusia 11 tahun itu juga menyampaikan doa agar Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.
“Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu,” tulis Marfen.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Namun, ia menekankan pelaksanaannya harus berjalan tertib dan bebas dari penyimpangan.
“MBG, Makan Bergizi Gratis akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan,” kata Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung dan peluncuran 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo menilai program MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, program tersebut dapat didukung oleh kekuatan sektor pertanian, perikanan, serta koperasi desa yang terus berkembang.
Ia juga memastikan kondisi produksi pangan nasional berada dalam situasi aman dan mampu memenuhi kebutuhan program pemerintah, mulai dari sumber karbohidrat, protein hingga kebutuhan pakan ternak.
Selain itu, Presiden kembali mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Pemerintah, kata Prabowo, tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahgunakan kewenangan akan kita bersihkan dan dicopot dari jabatannya,” tegas Prabowo.
Kisah sederhana dari surat Marfen tersebut menjadi gambaran bagaimana Program Makan Bergizi Gratis dirasakan langsung oleh para pelajar. Di tengah berbagai upaya penyempurnaan program, apresiasi yang disampaikan siswa sekolah dasar itu menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap peningkatan gizi dan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar